Pernahkah Anda merasa menyesal karena melalaikan kewajiban ibadah di masa lalu? Banyak umat Muslim yang ingin bertaubat dan memperbaiki diri, namun bingung bagaimana cara mengqadha sholat yang sudah terlewat dalam jangka waktu yang sangat lama. Apakah harus diganti sekaligus, atau dicicil?
Artikel ini akan membahas tuntas panduan, niat, dan tata cara membayarnya sesuai syariat Islam. Memahami cara mengqadha sholat adalah langkah awal yang mulia untuk menyempurnakan keislaman kita.
![]() |
| Ilustrasi tata cara mengqadha sholat yang ditinggalkan bertahun-tahun sesuai sunnah |
Hukum Mengqadha Sholat Bagi Muslim
Sebelum masuk ke teknis pelaksanaan, kita perlu memahami hukum dasarnya. Mayoritas ulama dari empat mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali) sepakat bahwa sholat yang ditinggalkan karena lupa, tertidur, atau bahkan sengaja, wajib diganti atau diqadha.
Hutang kepada Allah SWT lebih berhak untuk dilunasi daripada hutang kepada manusia. Oleh karena itu, mempelajari cara mengqadha sholat yang benar menjadi wajib hukumnya bagi mereka yang memiliki tanggungan sholat di masa lalu. Jangan berputus asa dari rahmat Allah, karena pintu taubat selalu terbuka bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.
Langkah Cara Mengqadha Sholat yang Ditinggalkan Bertahun-tahun
Jika sholat yang ditinggalkan hanya satu atau dua waktu, tentu mudah mengingatnya. Namun, bagaimana jika ditinggalkan selama bertahun-tahun? Berikut adalah tahapan yang bisa Anda lakukan agar tidak terasa berat namun tetap sah.
1. Menghitung Estimasi Jumlah Sholat
Langkah pertama dalam cara mengqadha sholat jangka panjang adalah melakukan estimasi. Ingat-ingatlah sejak kapan Anda mulai sering meninggalkan sholat hingga kapan Anda mulai bertaubat.
Misalnya, Anda tidak sholat selama 2 tahun penuh. Maka perhitungannya:
365 hari x 2 tahun = 730 hari.
Artinya, Anda memiliki hutang 730 kali Sholat Subuh, 730 kali Dzuhur, dan seterusnya.
Catat angka ini di buku khusus untuk memantau progres pelunasan hutang sholat Anda.
2. Melakukan Qadha Setiap Habis Sholat Fardhu
Metode yang paling ringan dan disarankan oleh para ulama adalah dengan mencicilnya setiap selesai sholat fardhu. Ini adalah cara mengqadha sholat yang paling logis agar tidak mengganggu aktivitas harian.
Setiap kali Anda selesai melaksanakan sholat Dzuhur tunai (ada'), berdirilah kembali untuk melaksanakan sholat Dzuhur qadha. Lakukan ini secara konsisten (istiqomah) selama jumlah tahun yang Anda tinggalkan. Jika Anda meninggalkan sholat selama 2 tahun, maka lakukan metode ini selama 2 tahun juga.
3. Melakukan Qadha di Waktu Luang
Selain cara di atas, Anda juga bisa melakukan qadha di waktu-waktu luang, misalnya saat Dhuha atau malam hari. Tidak ada waktu larangan untuk melakukan sholat qadha. Anda bebas melakukannya kapan saja, bahkan di waktu yang biasanya dilarang untuk sholat sunnah (seperti setelah Subuh atau setelah Ashar), karena qadha statusnya adalah wajib.
Niat Qadha Sholat Lima Waktu
Salah satu syarat sah dalam cara mengqadha sholat adalah niat. Niat harus dilafalkan atau dihadirkan dalam hati dengan tegas bahwa sholat yang dikerjakan adalah sholat Qadha.
Berikut adalah lafal niat untuk masing-masing waktu:
Niat Qadha Dzuhur: "Ushallii fardhazh-Zhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho'an lillaahi ta’aala."
Niat Qadha Ashar: "Ushallii fardhal ‘Ashri arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho'an lillaahi ta’aala."
Niat Qadha Maghrib: "Ushallii fardhal Maghribi tsalatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho'an lillaahi ta’aala."
Niat Qadha Isya: "Ushallii fardhal 'Isyaa'i arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati qodho'an lillaahi ta’aala."
Tips Agar Konsisten Melunasi Hutang Sholat
Menjalankan proses ini tentu membutuhkan kesabaran ekstra. Godaan untuk berhenti pasti ada. Berikut adalah tips agar Anda tetap semangat:
Segerakan Taubat: Jangan menunda. Niatkan bahwa cara mengqadha sholat ini adalah bukti keseriusan taubat Anda.
Buat Tabel Checklist: Buatlah tabel di kertas atau HP. Setiap selesai mengqadha satu waktu, berikan tanda centang. Melihat progres visual akan memotivasi Anda.
Perbanyak Istighfar: Iringi usaha fisik (sholat) dengan usaha batin (dzikir). Memohon ampunan Allah akan meringankan beban hati.
Prioritaskan Fardhu: Fokuslah pada sholat wajib dan qadha terlebih dahulu sebelum memperbanyak sholat sunnah rawatib, karena yang wajib lebih utama untuk diselesaikan.
Demikianlah penjelasan lengkap mengenai cara mengqadha sholat bagi Anda yang pernah meninggalkannya dalam waktu lama. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, keistiqomahan, dan menerima taubat kita semua. Mulailah hari ini, karena kita tidak pernah tahu kapan usia kita berakhir.
